Paket Wisata Bromo

www.Paketliburanbromo.com agen Wisata Bromo, Wisata Gunung Bromo, Paket Tour Bromo dan Bromo Tour dengan berbagai fasilitas menarik dan tentunya dengan harga Paket Wisata Bromo Murah sehingga Liburan ke Bromo Anda semakin menarik. Jangan segan untuk kontak kami karena dengan pengalaman yang lama dan profesional kami pasti bisa memberikan yang terbaik untuk Anda.

Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour 2 hari 1 malam

Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour

Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour
Paket Wisata Bromo Air Terjun Madakaripura adalah Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour atau Wisata Ke Bromo dengan digabungkan dengan wisata air terjun madakaripura. Tujuan wisata kali ini adalah kita akan berburu sunrise untuk menikmati Objek Wisata Gunung Bromo saat Jalan Jalan Ke Bromo dan menikmati wisata Air Terjun Madakaripura dengan Paket Tour Bromo Murah yang akan explorisasai Puncak Penanjakan Sunrise Gunung Bromo, Kawah Gunung Bromo, Padang Rumput Savana Dan Pasir Berbisik akan sangat menarik tentunya dengan Paket Tour dari Agen Jasa Bromo Tour. Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour berdurasi 2 hari 1 malam saja dengan tour bromo yang akan di mulai dari Surabaya atau pun dari Malang yang hanya menginap 1 malam di hotel bromo.

Gunung Bromo Tour Paket Wisata Bromo Madakaripura 2 hari 1 malam seperti itinerary program sebagai berikut :
Hari 1 : Surabaya/Malang – Madakaripura Waterfall - Hotel Bromo Probolinggo
Penjemputan dari Surabaya/Malang ke cemoro lawang desa terakhir terdekat dengan gunung bromo. lokasi penjemputan peserta bisa di stasiun kereta/hotel/bandara Surabaya/Malang dan kemudian menuju kabupaten probolinggo untuk cek in hotel terdekat di gunung bromo. perjalanan berkendara menuju hotel bromo lebih kurang 3, 5 jam, sebelum menuju Bromo kita terlebih dahulu mengunjungi wisata Air Terjun Madakaripura yang terletak di kawasan Lumbang searah jalan ke wisata bromo, menikmati wisata air terjun madakaripura, setelah cukup puas dilanjutkan ke Bromo, lalu check in hotel dan acara bebas.

Hari ke dua : Sunrise Bromo – Savana/Bukit Teletubbies,Pasir Berbisik – Surabaya/Malang
Agenda perjalanan liburan bromo dimulai pada jam 03. 30 dengan jeep 4wd langsung penjemputan dari hotel tempat menginap lalu menuju penanjakan. Di tempat ini anda dapat nikmati wisata matahari terbit atau sunrise bromo yang amat mempesona,.Sesudah cukup puas dengan matahari terbit kembali ke jeep yang sama dilanjutkan tour wisata bromo yakni menuju dan menikmati gunung bromo dari dekat dengan pesona kawah bromo yang indah.Untuk mencapai gunung bromo setelah naik jeep dari penanjakan kemudian menuju parkir jeep di lautan pasir, jalan kaki dari parkiran jeep lebih kurang 30 menit untuk mencapai lokasi gunung bromo, setelah tiba d puncak kawah nikmati indahnya kawah bromo yang mengagumkan, sesudah cukup senang dengan wisata alam gunung bromo kembali ke jeep dan pejalanan dilanjutkan menuju savana,bukit teletubies dan pasir berbisik.
Setelah agenda wisata selesai kemudian kembali ke hotel untuk sarapan pagi, berkemas serta diantar kembali oleh tim kami ke Surabaya/Malang. Program selesai untuk Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour.

Fasilitas dari Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour:
1. Penginapan/Hotel 1 Malam di Bromo
2. Transport Private PP Surabaya/Malang
3. Tiket Masuk ke Bromo
4. Jeep 4×4 untuk Bromo Tour
5. Shutlle lokal dari tempat parkir bus ke Hotel Bromo (untuk rombongan/group)
6. Guide Lokal di Madakaripura dan Air Mineral

Yang tidak termasuk:
1. Makan siang/makam malam.
2. Biaya Sewa kuda.
3. Pengeluaran pribadi

Paket Liburan Bromo Madakaripura Tour 2 hari 1 malam

Baca juga info Paket Wisata Bromo lainnya:
- Paket Liburan Bromo 2 hari 1 malam
- Paket Liburan Wisata Bromo Malang Batu
- Paket Liburan Wisata Bromo Kawah Ijen Tour 3 hari 2 malam
- Paket Wisata Bromo 3 Hari 2 Malam
- Paket Wisata Bromo Midnight Tour
- Paket Wisata Bromo Songa Rafting Pekalen
Read More...

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada
Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada
Sebelum kita membahas tentang apa Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada terlebih dahulu kita harus tahu dulu apa itu Upacara Adat. Upacara adat adalah salah satu wujud rasa syukur masyarakat kepada tuhan. Dan untuk di kawasan Bromo sendiri ada banyak upacara adat di masyarakat Tengger yang memiliki tujuan bermacam-macam diantaranya meminta berkah, menjauhkan malapetaka, wujud syukur atas karunia yang diberikan tuhan kepada masyarakat Tengger. Salah satunya adalah upacara adat Yadnya Kasada ini.

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada adalah upacara untuk memperingati pengorbanan seorang Raden Kusuma anak Jaka Seger dan lara Anteng. Selain itu upacara ini dilaksanakan oleh masyarakat tengger untuk meminta keselematan dan berkah. Upacara ini dilaksanakan padat tanggal 14 s.d. 16 bulan Kasada atau saat bulan purnama tampak di langit secara utuh setiap setahun sekali.

Pada saat upacara ini berlangsung masyarakat suku tengger berkumpul dengan membawa hasil bumi, ternak peliharaan dan ayam sebagai sesaji yang disimpan dalam tempat yang bernama ongkek. Pada saat sudah mencapai di kawah gunung Bromo, seluruh sesaji tersebut dilemparkan ke tempat tersebut. Adapun upacara Yadnya Kasada ini merupakan jalan ujian bagi pulun mulenen atau dukun baru untuk disahkan sebagai dukun, jika dukun baru keliru dalam melaksanakan proses upacara Kasada maka dukun tersebut gagal menjadi dukun. Upacara Kasada sebagai peringatan pengorbanan Raden Kusuma yang merupakan penghormatan kepada Raden Kusuma yang rela berkorban untuk keselamatan masyarakat tengger. Dalam legenda upacara Kasada di Gunung Bromo terdapat mahkluk halus yang tidak memiliki nama akan tetapi dipanggil Sang Yang Widi yang digambarkan sebagai asal-usulnya dari kerajaan Majapahit sebelum keturunan kerajaan Hindu-Budha di Jawa. Ada perjanjian antara roh Dewa Kusuma dengan masyarakat Tengger yang harus memberi sesajian setiap tanggal 14 bulan Kasada.

Dalam upacara Kasada masyarakat Suku Tengger Bromo terdapat beberapa tahapan upacara yang harus dilaksanakan agar upacara Kasada berlangsung dengan khidmat yaitu Puja purkawa, Manggala upacara, Ngulat umat, Tri sandiya, Muspa, Pembagian bija, Diksa widhi, Penyerahan sesaji di kawah Bromo. Proses berjalannya upacara Kasada dimulai pada Sadya kala puja dan berakhir sampai Surya puja dimana seluruh masyarakat Tengger menuju Gunung Bromo untuk menyampaikan korban.

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada dimulai dengan pengukuhan sesepuh Tengger dan pementasan sendratari Rara Anteng Jaka Seger di panggung terbuka Desa Ngadisari. Tepat pada pukul 24.00 diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan masyarakat di lautan pasir Gunung Bromo. Bagi masyarakat Tengger, dukun merupakan pemimpin dalam bidang keagamaan yang biasanya memimpin upacara-upacara ritual perkawinan dll. Pada saat ini sebelum dukun dilantik, para dukun harus lulus ujian dengan cara menghafal dan membacakan mantra-mantra. Setelah selesai upacara, ongkek yang berisi sesaji dikorbankan di Puden Cemara Lawang dan kawah Gunung Bromo. Seluruh ongkek tersebut dilemparkan ke dalam kawah sebagai simbol pengorbanan yang dilakukan nenek moyang mereka.

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada sendiri telah digelar sejak masa Kerajaan Majapahit, dan Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada telah membawa manfaat bagi masyarakat tengger. Selain untuk meminta keselamatan, upacara ini mampu menyedot banyak perhatian seluruh kalangan masyarakat. Ada nilai politik dalam upacara Kasada ini dimana upacara Kasada merupakan upacara yang juga bertujuan untuk menancapkan kekuatan politik di daerah tersebut.

Upacara Adat Suku Tengger Yadnya Kasada

Baca juga info wisata gunung bromo lainya:
- Sejarah Letusan Gunung Bromo
- Hotel di Bromo
- Sejarah Gunung Bromo
- Letak Lokasi Wisata Gunung Bromo
- Paket LIburan Bromo
Read More...

Suku Tengger Bromo

Suku Tengger Bromo

Suku Tengger Bromo
Suku Tengger Bromo
Mengenal lebih dekat degan Suku Tengger Bromo yang tinggal di sekitar lereng Bromo. Suku Tengger adalah warga asli yang mendiami kawasan Gunung Bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Masyarakat suku Tengger sejak awal merupakan penganut Hindu yang taat dan sedikit berbeda dengan yang ada di Bali, jika di Bali mereka menganut aliran "SIWA TATUA" yang mengutamakan Dewa Siwa sebagai tuhan mereka, dan sedangkan di Bromo Suku Tengger begitu percaya kepada Brahma, karena Bromo sendiri menurut bahasa sansekerta adalah Brahma (Salah satu Dewa bagi umat Hindu). Suku Tengger adalah pemeluk agama Hindu lama dan tidak seperti pemeluk agama Hindu umumnya yang memiliki candi atau kuil sebagai tempat peribadatan. Hingga kini mereka meyakini sebagai keturunan langsung dari pengikut Kerajaan Majapahit.

Untuk tingkat pertumbuhan penduduk Suku Tengger Bromo yang berdiam di kawasan pegunungan Tengger ini tergolong rendah. Meskipun keberadaan mereka terpusat di sekitar kawasan Bromo sendiri tetapi persebarannya kini telah mencapai sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, dan Malang.

Suku Tengger Bromo dikenal sangat berpegang teguh pada adat dan istiadat Hindu lama yang menjadi pedoman hidup mereka. Keberadaan suku ini juga sangat dihormati oleh penduduk sekitar karena menerapkan hidup sederhana dan jujur. Mata pencaharian mereka sebagian besar adalah petani ada juga mereka bekerja sebagai sewa kuda yang bisa kita temui ketika kita ber wisatata ke Bromo, dan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah bahasa Jawa Kuno. Mereka tidak memiliki kasta bahasa.

Dari namanya asal-usul kata tengger berasal gabungan dua kata, yaitu teng dan ger. Keduanya merupakan akhiran kata dari dua nama, yaitu Roro "An-teng" dan Joko "Se-ger". Hal itu terkait Sejarah gunung bromo dan Legenda Roro Anteng dan Joko Seger. Menurut penuturan masyarakat setempat, diyakini bahwa mereka adalah keturunan Roro Anteng, yaitu seorang putri dari raja Majapahit dan "Joko Seger", yaitu putera seorang brahmana. Asal mula nama Suku Tengger diambil dari nama belakang "Rara Anteng" dan "Jaka Seger". Keduanya membangun pemukiman dan memerintah di kawasan Tengger ini kemudian menamakannya sebagai Purbowasesa Mangkurat Ing Tengger atau artinya “Penguasa Tengger yang Budiman”.

Suku Tengger Bromo rutin mengadakan beberapa upacara adat dan yang terbesar adalah Hari Raya Yadnya Kasada atau Upacara Kasodo yang di lakukan setahun sekali. Saat perayaan hari besar suku Tengger ini Gunung Bromo bukan hanya dikunjungi umat Hindu Tengger dari berbagai penjuru Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tetapi umat Hindu dari Bali yang merasa mereka adalah keturunan dari Kerajaan Majapahit. Tidak hanya itu, saat upacara ini berlangsung, Pura Luhur Poten Bromo yang berada di antara Gunung Batok dan Gunung Bromo akan dikunjungi oleh banyak wisatawan dari berbagai negara dan penjuru Tanah Air.

Suku Tengger Bromo

Selain upacara Yadnya Kasada Bromo, ada juga Hari Raya Karo dan Unan-Unan. Berhubungan dengan siklus kehidupan warga suku Tengger juga diadakan ritual adat yaitu: saat kelahiran (upacara sayut, cuplak puser, tugel kuncung), menikah (upacara walagara), kematian (entas-entas, dan lainnya), upacara adat berhubungan siklus pertanian, mendirikan rumah, dan juga terkait adanya gejala alam seperti leliwet dan barikan.

Baca juga info tentang wisata gunung bromo lainnya:
- Sejarah Letusan Gunung Bromo
- Hotel di Bromo
- Sejarah gunung bromo
- Letak lokasi wisata gunung bromo
- Wisata gunung bromo
- Paket liburan bromo 2 hari 1 malam
Read More...

Sejarah Letusan Gunung Bromo

Sejarah Letusan Gunung Bromo

Sejarah Letusan Gunung Bromo
Sejarah letusan Gunung Bromo
Sejarah Letusan Gunung Bromo menjadi catatan sejarah bagi dunia dan sudah melegenda, dimana sejarah letusan gunung bromo tercatat mencapai 73 letusan dengan jarak interval yang panjang. Status gunung Bromo sa'at ini adalah Siaga 1, meski demikian Wisata Gunung Bromo masih tetap bisa dikunjungi wisatawan dan para pengunjung di bromo masih tetap stabil seperti biasanya.

Status Terbaru Gunung Bromo dan Sejarah letusan Gunung Bromo
Status Terbaru Gunung Bromo Meletus dan dan Riwayat Sejarah letusan Gunung Bromo dari tahun ke tahun. Gunung Bromo masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Gn.Bromo (2.392m) Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn.Watangan (2.662m) Gn.Widodaren (2.650m). Saat ini wisata alam fovorit di Jawa Timur yaitu gunung bromo mengalami kenaikan aktifitas dan oleh pemerintah status gunung bromo naik menjadi siaga 1.Namun demikian mengingat status gunung bromo siaga 1 tidak ditutup untuk akses dari kunjungan wisatawan ke gunung bromo untuk liburan ke gunung bromo.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke bromo merasa cemas dengan status gunung bromo terbaru saat ini tapi perlu diketahui bahwa untuk gunung tidak akan pernah meletus secara tiba tiba karena selalu dipantau oleh petugas yang sudah siaga untuk keselematan para wisatawan. Jadi meski dalam status siaga tetap bebas untuk dikunjungi tetapi juga harus berhati-hati.

Sejarah Letusan Gunung Bromo berdasarkan data situs wikipedia.org : 2011, 2010, 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1940, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.
Sesuai data riwayat sejarah letusan gunung bromo, Gunung Bromo meletus terbesar dan terdasyat ialah pada tahun 1974.

Status Terbaru Gunung Bromo dan Sejarah Letusan Gunung Bromo
Terimakasih telah membaca ulasan diatas, semoga bermanfaat bagi anda yang merasa takut ber wisata ke bromo dengan status gunung bromo saat ini, tenang saja skala gunung bromo meletus tidak terlalu besar sehingga kadang meski meletus masih banyak pengunjung yang ingin menyaksikan Wisata Gunung Bromo dari dekat.

Ke unikan yang terjadi ketika Gunung Bromo Meletus.
Setiap terjadi letusan gunung Bromo, masyarakat suku tengger tidak pernah di ungsikan ketempat yang lebih aman, karena tempat yang mereka tinggal masih diblang aman dan jauh dari jangkauan letusan gunung bromo, bahkan jika letusan tiba wisatawan akan lebih banyak datang untuk menyaksikan langsung letusan gunung Bromo itu terjadi.

Sejarah Letusan Gunung Bromo

Baca juga infi wisata bromo lainnya:
- Hotel di Bromo
- Sejarah Gunung Bromo
- Letak Lokasi Wisata Gunung Bromo
- Wisata Gunung Bromo
- Paket Liburan Bromo 2 hari 1 malam
Read More...